Tingkatan-tingkatan Hidayah Khusus dan Umum Tingkatan Pertama :Tingkatan pembicaraan Allah dengan hamba-Nya secara sadar dan langsung tanpa perantara, ini merupakan tingkatan hidayah yang paling tinggi, sebagaimana Allah yang berbicara dengan

Macam-macam sabar, yaitu : 1. Sabar terhadap musibah.Sabar terhadap musibah merupakan aspek kesabaran yang paling sering di nasehatkan banyak orang, karena sabar dalam aspek ini merupakan bentuk sabar yang dalam

Taubat adalah kembali kepada Allah setelah melakukan maksiat, dalam Surat Al-Baqarah : 160 : “Dan Akulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” Surat Al-Baqarah : 222, “Sesungguhnya Allah menyukai

Tumbal, adat jahiliyah Pada suatu saat, sungai Nil di Mesir pernah kering tidak mengalirkan air, maka penduduk Mesir mendatangi, Amr bin Ash seraya mengatakan : “Wahai amir, sungai Nil kita

Manhaj Tashfiyah Dan Tarbiyah Oleh karena itu, kami selalu mendengungkan setiap saat dan selalu memfokuskan pada seputar dua point mendasar yang merupakan kaidah perubahan yang benar, yaitu keduanya adalah Tashfiyah

Bagaimana adab tidur menurut tuntunan Rusulullah Saw? Berikut ini kami rangkumkan beberapa tata cara dan kebiasaan Rasulullah Saw jika tidur dan pengarahan beliau kepada kita umatnya tentang tidur :1. Tidur

Pengertian Istiqamah Allah berfirman : “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Rabb kami adalah Allah’, kemudian mereka istiqamah (meneguhkan pendirian mereka), maka malaikatakan turun kepada mereka (dengan mengatakan), janganlah kalian merasa takut

 وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ “Dan Rabb kalian berfirman, “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya Aku akan kabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari

Sungguh Rasulullah Saw telah menjelaskan, bahwa di terimanya amal-amal yang shalih itu tergantung niat dan keikhlashannya dalam tujuan. Al-Imam Al-Bukhariy dan Al-Imam Muslim telah meriwayatkan hadits dari ‘Umar Ibnul Khaththab

Yang pertama kali yang harus di miliki oleh seorang penuntut ilmu supaya dia bersenjatakan diri dengannya dan menjadikannya di depan kedua matanya adalah ikhlash karena Allah semata dalam ucapan dan

Al-Qur’an telah menyebutkan kepada kita dua bentuk kemaksiatan yang mula-mula terjadi setelah terciptanya Adam dan setelah dia di tempatkan di syurga.  Pertama, kemaksiatan yang di lakukan oleh Adam dan istrinya

Ampunan Allah Lebih Besar dari Dosa, Muhammad bin Al-Munkadir mengatakan, bahwa dia mendengar bapaknya berkata : Ketika Sufyan Al-Tsauari sedang berthawaf tiba-tiba dia melihat seorang laki-laki yang tidak mengangkat dan

Al-Khuthuwat (Langkah Nyata Untuk Sebuah Perbuatan) Adapun tentang Al-Khuthuwat maka hal ini bisa dicegah dengan cara seorang hamba tidak menggerakkan kakinya kecuali untuk perbuatan yang bisa diharapkan mendatangkan pahala dari

Al-Lafazhat (Ungkapan Kata-Kata) Adapun tentang Al-Lafazhat (ungkapan kata-kata), maka cara menjaganya adalah dengan mencegah keluarnya kata-kata atau ucapan yang tidak bermanfaat dari lidahnya dengan cara tidak berbicara kecuali dalam hal

Al-Khatharat (Pikiran Yang Terlintas Di Hati). Adapun “Al Khatharat” pikiran yang terlintas di hati, maka urusannya lebih rumit, di sinilah tempat bermulanya aktifitas, yang baik ataupun buruk, dari sinilah lahirnya

Al-Lahazhat (Pandangan Mata). Lirikan adalah pelopor atau “utusan” syahwat, oleh karenanya, menjaga pandangan merupakan modal dalam usaha menjaga kemaluan, maka barang siapa yang melepaskan pandangannya tanpa kendali, niscaya dia akan

Bahaya Zina Melihat bahwa bahaya yang ditimbulkan oleh zina merupakan bahaya yang tergolong besar, disamping juga bertentangan dengan aturan universal yang diberlakukan untuk menjaga kejelasan nasab (keturunan), menjaga kesucian dan

Jika dilihat dari kaca mata realitas sosial, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sangat bersifat realistis, dalam arti selalu seiring sejalan dan tidak mengabaikan realitas sosial, hal ini dikarenakan Al-Qur’an mempunyai fungsi

Jauh sebelum Islam datang, masyarakat Arab, khususnya Makkah yang merupakan tempat diturunkannya wahyu pertama kali, sudah mempunyai tradisi dan realitas sosial tersendiri, hal itu meliputi berbagai bidang kehidupan, seperti sistem