Pengertian Shalat Ragha’ib Shalat Ragha’ib adalah shalat yang di laksanakan pada malam Jum’at pertama bulan Rajab, tepatnya antara shalat Maghrib dan Isya’ dengan di dahului puasa hari Kamis, di kerjakan

Sunnah-sunnah Shalat Shalat mempunyai beberapa sunnah yang di anjurkan untuk kita kerjakan sehingga menambah pahala kita menjadi banyak, di antaranya adalah : 1. Mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau

Hal-hal Yang Wajib Di Laksanakan Pada Waktu Shalat Yang di maksud dengan hal-hal yang wajib di laksanakan itu adalah yang apabila di tinggalkan dengan sengaja menye-babkan shalat seseorang batal, akan

Beberapa Peringatan Bagi Orang Yang Meninggalkan Shalat Ada beberapa ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi Shallallaahu’alaihi wasallam yang merupakan peringatan bagi orang yang meninggalkan shalat dan mengakhirkannya dari waktu yang semestinya,

Keutamaan Melaksanakan Shalat Shalat adalah ibadah yang utama dan berpahala sangat besar, banyak hadits-hadits yang menerangkan hal itu, akan tetapi dalam kesempatan ini kita cukup menyebutkan beberapa di antaranya sebagai

Melawan Lupa Tentang Hukum Shalat Shalat hukumnya fardhu bagi setiap orang yang beriman, baik laki-laki maupun perempuan. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan kita untuk mendirikan shalat, sebagaimana di sebutkan

Astaghfirullahal’adzim alladzi lailahaaillahu wal hayyul qayyum wa’atubu ilahi (7x)…Lailahaaillalahu wahda hula syarikalahu lahul mulqu walahul hamdu yuhyi wayumitu wahuwassyami’un qadiru (7x)… أَللّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَاِلَيْكَ يَعُوْدُالسَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا

Posisi Imam dalam Shalat Jenazah Jika jenazahnya laki-laki, maka posisi berdirinya imam adalah sejajar dengan kepala jenazah dan jika jenazahnya wanita, maka posisi imam adalah sejajar dengan bagian tengah jenazah.

Seorang yang menshalatkan jenazah di janjikan dengan pahala yang sangat besar, yaitu akan mendapatkan pahala sebesar gunung Uhud. Hal ini sebagaimana di riwayatkan dari Tsauban Ra, ia berkata Rasulullah Saw

Shalat Istisqa’ adalah shalat meminta hujan kepada Allah pada musim paceklik, kekeringan dan hujan tidak kunjung turun. Hukum Shalat Istisqa’Hukum Shalat Istisqa’ menurut Jumhur adalah Sunnah Mustahabah (di anjurkan), ketika

Khusuf adalah hilangnya cahaya bulan secara keseluruhan atau sebagian pada malam hari, sehingga istilah ini digunakan untuk menyebut gerhana bulan dan kusuf adalah terhalangnya cahaya matahari secara keseluruhan atau sebagian

Wirid Dan Dzikir Setelah Shalat Fardhu Wirid ini di baca se­tiap selesai melaksanakan shalat wajib lima waktu, jika melakukannya setelah melaksanakan shalat sunnah lainnya tidak mengapa dan baik juga, inilah

SHALAT QASHAR Safar (bepergian jauh) pada umumnya selalu di sertai dengan kesulitan, sebagaimana di riwayatkan dari Abu Hurairah Ra, dari Nabi Saw beliau bersabda : “Safar adalah sepotong adzab, salah

Berbicara lebih lanjut tentang cara pelaksanaan shalat bagi wanita, pada asalnya sama dengan pria, ia di perintahkan mengikuti petunjuk Nabi Saw dalam shalatnya, Nabi Saw bersabda, “Shalatlah sebagaimana engkau melihat

Selama ini kita sudah banyak membicarakan tentang shalat, tapi terkesan semua shalat ini kebanyakan lebih menjurus atau secara umum lebih teruntuk kepada bagaimana cara shalatnya kaum laki-laki, lalu bagaimana pula

Apabila seorang muslim menginginkan suatu hajat (keperluannya), maka hendaklah ia berwudhu’ dan melakukan shalat 2 raka’at, lalu memohonkan hajatnya kepada Allah, hal ini berdasarkan sabda Nabi Saw, yaitu : “Barangsiapa

Apa Itu Shalat Witir? Allah mencintai Shalat Witir dan memerintahkan kepada umat muslimin dan muslimat untuk melakukan shalat witir, sebagaimana di riwayatkan dari Ali bin Abi Thalib Ra, ia berkata

Shalat Tarawih Shalat Tarawih adalah Shalat Malam yang di laksanakan pada bulan Ramadhan, shalat ini di sebut juga dan di kenal dengan nama “Tarawih”, karena dahulu para jama’ah duduk istirahat

Shalat Tahiyatul Masjid Apabila seseorang yang memasuki masjid di syari’atkan untuk melakukan Shalat Tahiyatul Masjid sebelum duduk, hal ini berdasarkan hadits Abu Qatadah Ra, bahwasanya Nabi Saw bersabda, yaitu :