oleh

Hal-Hal Wajib Dalam Melaksanakan Shalat

Hal-hal Yang Wajib Di Laksanakan Pada Waktu Shalat

Yang di maksud dengan hal-hal yang wajib di laksanakan itu adalah yang apabila di tinggalkan dengan sengaja menye-babkan shalat seseorang batal, akan tetapi kalau dikarenakan lupa maka tidak mengapa, namun di ganti dengan sujud sahwi.

Berikut Penjelasan Mengenai Hal-hal Yang Wajib Di Laksanakan Pada Waktu Shalat

1. Membaca takbir perpindahan pada tiap perpindahan dari satu gerakan kepada gerakan lain, seperti ketika bangkit untuk berdiri atau sebaliknya (terkecuali ketika bangkit dari ruku’).

Hal ini berdasarkan perkataan Ibnu Mas’ud Radhiyallahu’anhu : “Aku melihat Nabi Shallallaahu alaihi wasallam selalu membaca takbir ketika me-rendahkan dan mengangkat (kepala) ketika berdiri dan duduk.” (H.R. Imam Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasai).

2. Membaca (Maha Suci Rabbku Yang Maha Agung) sekali ketika ruku’. Hal ini berdasarkan perkataan Hudzaifah ibnul Yaman Radhiyallahu’anhu dalam haditsnya : “Nabi Shallallaahu’alaihi wasallam membaca di dalam ruku’nya dan di dalam sujudnya membaca : (Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi).

3. Membaca (Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi) sekali di dalam sujud. Hal ini berdasarkan hadits Hudzaifah di atas.

4. Membaca (Allah Maha Mendengar hamba yang memuji-Nya) bagi imam dan orang yang shalat sendirian. Hal ini berdasarkan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu : “Sesungguhnya Nabi Shallallaahu’alaihi wasallam membaca ketika bangkit dari ruku’, kemudian masih dalam keadaan berdiri beliau membaca. (H.R. Muttafaq’alaih).

5. Membaca (wahai Rabb kami bagi-Mu segala pujian) bagi imam dan makmum dan orang yang shalat sendirian. Hal ini berdasarkan hadits yang di sebutkan di atas. Juga berdasarkan sabda Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam : “Apabila imam membaca Sami’allahu liman hamidah, maka bacalah Rabbana walakal hamdu.” (H.R. Muttafaq’alaih).

Baca juga...  Shalatnya Pengantin Baru Sebelum Jima' dan Shalat Safar

6. Membaca do’a berikut di antara dua sujud : “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berikanlah kepadaku petunjuk dan rezki.” Atau membaca : “Wahai Rabbku ampunilah aku.” Karena Rasulullah Shallallaahu’alaihi wasallam membaca itu.

7. Tasyahhud awal.

8. Duduk untuk melakukan tasyahhud awal. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah kepada Rifa’ah bin Rafi’ : “Apabila kamu melaksanakan shalat, maka bacalah takbir, lalu bacalah apa yang mudah menurut kamu dari ayat Al-Qur’an, kemudian apabila kamu duduk di per-tengahan shalatmu maka hendaklah di sertai tuma’ni-nah dan duduklah secara iftirasy (bertumpu pada paha kiri), kemudian bacalah tasyahhud.” (H.R. Abu Daud dan Al-Baihaqi).

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

Artikel terbaru