oleh

Ihya’ul Mawat (Menggarap Tanah yang Tidak Berpemilik)

Pengertian Ihya’ul Mawat

Ihya’ul mawat adalah menggarap tanah yang yang bebas dari kepemilikan siapa pun.

Di riwayatkan dari Anas Ra ia berkata, bahwa Rasulullah Saw bersabda :

“Tidaklah seorang muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman lalu di makan oleh burung, manusia, atau binatang ternak, melainkan hal itu menjadi shadaqah baginya.” (H.R. Muttafaq‘alaih, Bukhari Juz 2 : 2195 dan Muslim Juz 3 : 1553).

Barangsiapa menghidupkan tanah mati yang tidak di miliki oleh seseorang, maka itu menjadi miliknya baik di lakukan oleh seorang muslim ataupun orang kafir dzimni, baik itu dengan izin penguasa atau tidak, selama tanah tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan kaum muslimin.

Di riwayatkan dari ‘Aisyah Ra, dari Nabi Saw bersabda : “Barangsiapa menghidupkan tanah yang tidak di miliki oleh siapa pun, maka ia lebih berhak.” (H.R. Bukhari Juz 2 : 2210).

Baca juga...  Salam (Pesanan/Tentang Jual Beli)

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

Artikel terbaru