oleh

Keutamaan Amal (Fadhail Amal)

Apa itu fadhail amal?

Seorang muslim dan muslimah perlu mengenal hadits-hadits fadhail amal (keutamaan amal) sebagai salah satu motivasi untuk melakukan amalan kebaikan.

Namun hadits-hadits tentang keutamaan amal haruslah bersumber dari hadits yang kuat (shahih atau hasan).

Karena jika hadits tersebut adalah hadits yang lemah, maka sebenarnya hadits itu bukanlah berasal dari Rasulullah Saw, yang berarti bahwa Rasulullah Saw tidak menjanjikan keutamaan pada amalan tersebut.

Suatu amalan yang memiliki keutamaan, maka derajatnya akan menjadi lebih tinggi di bandingkan dengan amalan lainnya yang tidak di sebutkan keutamaannya, karena suatu amalan di dalam Islam memiliki tingkatan.

Untuk amalan yang hukumnya sunnah terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu antara lain :

1. Sunnah Muakkadah

Suatu amalan sunnah masuk dalam kategori sunnah muakkadah, jika :

(a) Rasulullah Saw mengerjakannya secara rutin,

(b) Di sebutkan keutamaannya, dan

(c) Pada sebagian amalan bagi seorang yang rutin mengamalkannya lalu ia terlewatkan maka amalan tersebut boleh di qadha’, misalnya : Shalat Sunnah Fajar, Puasa Syawwal dan lain sebagainya.

2. Sunnah Mustahabah

Suatu amalan sunnah masuk dalam kategori sunnah mustahabah jika amalan tersebut di sebutkan keutamaannya, namun Rasulullah Saw tidak rutin dalam mengerjakannya, misalnya Shalat Dhuha.

3. Sunnah Tathawwu’ (Ghairu Muakkadah)

Suatu amalan sunnah yang masuk dalam kategori sunnah tathawwu’ jika amalan sunnah tersebut tidak di sebutkan keutamaannya, namun boleh di lakukan secara sukarela, misalnya Shalat Qabliyah Maghrib.

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

Artikel terbaru