oleh

Pengertian Ilmu Laduni

Ilmu Laduni adalah ilmu yang memancar dengan sendirinya dari pusat pertambangannya, di saat terjadi proses peningkatan pencapaian pengalaman pribadi secara ruhaniah.

Di saat seorang hamba melaksanakan pengembaraan ruhaniah, terkadang terbitnya Ilmu Laduni itu berupa solusi untuk menghadapi permasalahan hidup, untuk menyikapi anugerah dan musibah, untuk mensiasati senang dan susah.

Juga di saat seorang hamba sedang mencari penyelesaian urusan hidup secara vertikal melalui dzikir dan fikir (tafakkur) ketika saat itu dia menghadapi konflik kehidupan secara horizontal, Ilmu Laduni tersebut kemudian di turunkan dalam hati agar setiap kejadian dapat membawa hikmah sehingga seorang hamba tidak salah dalam membaca tanda-tanda.

Ilmu Laduni itu di datangkan bagai tetes embun di pagi hari di dalam hati yang sedang gersang, maka sang musafir sejati terlepas dari siksa dahaga yang berkepanjangan.

Ilmu Laduni itu buah ilmu dan amal, buah dzikir dan fikir, buah mujahadah dan riyadlah. Ilmu Laduni itu muncul di setiap saat sedang terjadi proses fikir (tafakkur), dalam rangka berusaha meningkatkan tahapan pencapaian ma‘rifatullah.

Di saat seseorang mengadakan penelitian terhadap konflik kehidupan yang sedang berkembang, terhadap rahasia di balik kehendak azaliah (qadha‘) dan keputusan yang hadits (taqdir).

Dalam rangka membaca sinyal dan isyarah yang di tebarkan oleh indikator-indikator yang terbaca melalui tambang proses terjadinya interaksi secara ruhaniah antara diri seorang hamba dengan urusan Tuhannya.

Dengan di turunkannya Ilmu Laduni itu di harapkan seorang pengembara selalu mendapatkan tambahan keyakinan dan pengenalan terhadap segala kehendak-Nya, baik senang maupun susah, benci dan cinta maupun anugerah dan musibah.

Kemudian Ilmu Laduni itu memancar dari ufuknya bagaikan sinar mentari pagi sehingga alam dada itu seketika menjadi terang benderang, meski saat itu alam luarnya masih suram dan kelam, bagaikan ufuk di langit luar dan langit dalam manusia, ketika Ilmu Laduni itu telah terbit bak sinar mentari pagi, maka seketika kepekatan hati yang merindu sirna.

Baca juga...  Beberapa Tingkatan Taqwa

Demikian itu bisa terjadi, karena jalan keluar dari masalah yang sedang terjadi telah terpampang di depan mata dan rahasia hikmah telah terbaca di dalam sanubari, selanjutnya hati yang susah menjadi gembira karena yang dahulu bodoh sekarang mengerti dan memahami.

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

Artikel terbaru