oleh

Puteri Sa’id Bin Al-Musayyib

SIAPAKAH PUTERI SA’ID BIN AL-MUSAYYIB?

Keteladanan shalihah dari cucu dari sahabat yang mulia, Abu Hurairah Ra, Abu Hurairah Ra menikahkan puterinya dengan Sa’id bin Al-Musayyib, dari perkawinan yang di berkahi ini, Sa’id bin Musayyib di karuniai seorang puteri yang shalihah dan cerdas, ketika tiba waktunya untuk menikahkan puterinya, Sa’id bin Al-Musayyib memilihkan baginya salah seorang muridnya bernama Abdullah, Abdullah di pilih dari yang lainnya karena keikhlasannya dalam menuntut ilmu sangat jelas.

Kecintaan Abdullah terhadap ilmu dapat di lihat keesokan harinya setelah menikah dengan puteri Sa’id bin Al-Musayyib, ia mengenakan pakaiannya hendak keluar, lalu isteri yang baru di nikahinya bertanya : ”Hendak kemana engkau?” Dia menjawab : ”Hendak menghadiri majelis Sa’id bin Al-Musayyib untuk belajar.” lsterinya berkata, “Duduklah, saya akan mengajarimu ilmu Sa’id bin Al-Musayyib.” Kemudian puteri Sa’id bin Al-Musayyib mengajarinya ilmu.


Selama satu bulan Abdullah tidak menghadiri halaqah Sa’id bin Al-Musayyib karena ilmu yang telah di pelajari wanita muda yang cantik ini melalui ayahnya (yang kemudian di sampaikan kepadanya) telah memadai, sangat penting untuk bertanya kepada diri kita sendiri, jika para wanita Muslimah benar-benar memiliki ilmu ini melebihi suaminya pada masa sekarang ini, apakah hal tersebut akan menambah penghormatan dan ketaatan mereka terhadap suaminya, ataukah ilmu ini akan menjadi sumber banyak persoalan rumah tangga? 


Keutamaan para wanita ini adalah ilmu yang mereka miliki hanya menambah bagi mereka ketaatan dan penghargaan kepada suami mereka.


Perkataan berikut dari suami dari ulama wanita ini cukup untuk memahami betapa cinta yang di miliki sang suami kepadanya karena ilmu dan ketaatannya : “Dia lah termasuk wanita yang paling cantik dan paling hafal Kitabulla dan paling mengetahui tentang Sunnah Nabi Saw dan yang paling tahu hak-hak suaminya.”
Semoga Allah menjadikan para ibu, saudari dan puteri-puteri (Muslimah) mendapatkan posisi yang demikian di mata suami-suami mereka, dengan ilmu, ketaatan dan kecintaan mereka terhadap agama ini.

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

Artikel terbaru