oleh

Sifat-Sifat Tercela Yang Hadir Setiap Harinya, Hindarilah

Sifat-sifat Tercela

a. Hubb Ad-Dunya

Yaitu mencintai kehidupan keduniawian yang di anggap menyenangkan, tanpa menyadari bahwa akan menyebabkan kehinaan di akhirat, banyak harta dunia yang tidak memberi manfaat di akhirat.

Sikap mencintai keduniawian menjadikan sebab timbulnya perbuatan dosa serta melalaikan perintah Allah, tamak adalah sikap terlalu bernafsu terhadap harta keduniawian, tanpa memperhatikan larangan-larangan yang menyebabkan berdosa.

Sikap terlalu ingin terhadap harta keduniawian ini di misalkan sebagai orang yang minum air laut, setiap kali bertambah minumnya bertambah pula hausnya.

Harta dunianya yang sudah bertambah, belum memuaskan nafsu keinginannya dan berharap untuk mendapatkan harta dunia yang lebih banyak lagi.

Ittiba’ Al-Hawa yang berarti sikap yang nyata-nyata mengikuti hawa nafsu dan selalu ingin melakukan perbuatan yang di haramkan oleh hukum Islam.

Dasar daripada kejelekan ini adalah kesenangan mengikuti hawa nafsu yang menyebabkan berpaling dari Allah dan melakukan perbuatan yang akan di ancam dengan siksaan di akhirat.

b. Ujub

Berarti sikap memiliki rasa percaya yang terlalu besar pada diri sendiri terhadap keselamatan diri dari siksa neraka, sikap ini di nyatakan dalam 3 (tiga) bentuk, yaitu yang pertama adalah merasa sempurna dalam hal ilmunya, kedua merasa sempurna dalam hal amal perbuatan dan yang ketiga adalah merasa sempurna dalam hal hartanya.

Di jelaskan pula bahwa seseorang takut kehilangan kebenaran ilmu dan amal perbuatan dari hatinya, maka hal itu bukanlah ‘ujub, demikian pula seseorang yang merasa senang terhadap nikmat yang di berikan Allah kepadanya.

Tetapi bila merasa senang dengan ilmu dan amal perbuatan tanpa mengingat bahwa hal itu asalnya dari Allah, maka itu adalah ‘ujub.

c. Riya’

Yaitu sikap kecondongan nafsu untuk mendapatkan penghormatan dari manusia, sikap riya’ ini dalam melakukan amal perbuatan tidak karena Allah, melainkan karena sikap manusia, ia mengharapkan orang lain akan memberikan penghargaan terhadap dirinya.

Baca juga...  Keutamaan Do'a dan Adabnya
d. Takabbur

Yaitu sifat mengagungkan diri dengan merasa memiliki kelebihan harta dan ilmu di banding dengan orang lain, tetapi bila kelebihan tersebut, baik yang berupa harta maupun ilmu dipandang sebagai karunia dari Allah, maka hal itu tidaklah merupakan suatu kesalahan, maka sifat takabur menjadikan seseorang cenderung menghina kepada orang lain, yang beramal baik serta merendahkan hukum agama.

e. Hasud

Sifat ini mengharapkan hilangnya nikmat sebagai karunia Allah kepada muslim lainnya, yang berbuat kebaikan, apakah itu berupa ilmu, ketaatan ibadah, kehormatan ataupun harta kekayaan.

Berikutnya sifat tercela sum’ah adalah menjalankan sesuatu perbuatan agar bisa di ketahui orang, dengan harapan orang lain tersebut akan memberikan penghargaan terhadap dirinya, tegasnya perbuatan tersebut tidak di niatkan karena Allah.

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya