oleh

Tahapan Mursyid Atau Chalifah Syaikh Thariqat An-Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah

-Tasawuf-6 views

Di Thariqat An-Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah, pengembangan syi’ar ajaran Thariqat ini di lalui dari beberapa tahap, seorang jama’ah wajib melalui beberapa tahap atau tingkat, seperti ; Chalifah dan Chalifah Syaikh.

Mereka ini adalah penerus Mursyid dalam memimpin Halqah atau Surau dalam menjalankan Khatam Tawajjuh dan juga membantu mengajarkan aturan dan tata cara pengamalan ibadah  Thariqat An-Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah kepada masyarakat luas.

Pengangkatan status jam’aah Chalifah atau menjadi Chalifah Syaikh adalah wewenang penuh Guru Mursyid dan juga bisa mencabut status tersebut apabila di temui ada pelanggaran selama memegang amanah tersebut.

Dalam hal persyaratan menjadi Chalifah Syaikh (Pemegang Halqah atau Surau) seorang jama’ah mesti telah berusia sekurang – kurangnya 40 tahun, sudah menikah dan sudah mengikuti ibadah suluk minimal 25 kali.

Chalifah Syaikh ini baru dapat menjadi Guru Mursyid harus juga yang bersangkutan bebas dan tidak boleh ada pekerjaannya yang lain selain dari jadi Guru Mursyid, bila Guru Mursyid masih bekerja hal keduniawian, maka hal ini tidak bisa di tolerir menurut dalam adab aturan pengangkatan status jama’ah dalam Thariqat An-Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah.

Sebab ketentuan dari aturan Thariqat An-Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah dari silsilah terdahulu secara turun temurun mengatakan, bahwa seorang guru mursyid harus benar – benar zuhud dan bebas dari kegiatan duniawi.

Baca juga...  Hakikat Asma Allah

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya