oleh

Tentang Orang Yang Akan Mendapatkan Warisan Ilmu Al-Qur’an

Lafadz َ” الّرِييَ اصْطَفَيٌَْا هِيْ عِبَادِى Alladziinash thafainaa min’ibaadinan”, (Hamba-hamba Kami yang Kami pilih), ini menunjukkan bahwa hamba tersebut adalah hamba yang di muliakan oleh Allah Ta‘ala dari tiga hal, yaitu :

a) Hamba pilihan, artinya setiap yang terpilih dari yang lainnya pasti adalah yang lebih mulia dari yang tidak terpilih.

b) Karena yang memilih adalah Allah Ta‘ala yang Maha Mulia, maka pilihan itu pasti adalah pilihan yang paling mulia.

c) Lafadz hamba di sandarkan kepada Kami, Allah.

Yang demikian itu menunjukkan bahwa hamba yang di pilih itu adalah hamba yang di muliakan, sebab semua yang di sandarkan kepada Allah berarti yang di muliakan Allah, seperti contoh lafadz Rasulullah Saw dan lafadz Baitullah.

Oleh karena Allah adalah Dzat Yang Maha Mulia, maka apapun dan siapapun yang dekat dengan-Nya pasti akan menjadi mulia pula, seorang yang dekat dengan Presiden umpamanya, meski ia hanya seorang tukang pijat, maka ia adalah seorang tukang pijat yang mulia.

Terlebih di hadapan orang-orang yang mempunyai kepentingan kepada
presiden, oleh karena itu, kalau ada orang yang tidak memandang mulia kepada para Wali Allah, sehingga mereka tidak mau mengadakan pendekatan dan tabarrukan dengan bertawasul kepada para Wali tersebut, barangkali memang orang itu tidak mempunyai kepentingan kepada Allah.

Allah menegaskan hal yang demikian itu dengan firman-Nya di dalam hadits qudsi :
عَنْمسَادَمظَىموَظَقْامصَؼَّْمأَذَغْؿُهُمبَاظْقَّْبَم.
“Siapa yang mengingkari (menyakiti) wali-wali-Ku maka sungguh akan Aku kumandangkan perang dengannya.”

Walhasil, yang menunjukkan hamba tersebut di pilih dan di muliakan adalah karena pengabdiannya sebagai hamba Allah Ta‘ala telah mendapatkan pengakuan dari-Nya, sehingga mereka di sebut sebagai “Hamba Kami” oleh Allah Ta‘ala.

Baca juga...  Shalat Sebagai Upaya Latihan Jiwa Pembentukan Kepribadian Muslim

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya