oleh

Tentang ‘Qadha’ Shalat Yang Di Tinggalkan Secara Sengaja

Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja, baik untuk satu waktu atau lebih, kemudian mendapatkan taufiq dari Allah dan bertaubat, apakah dia mengqadha shalat yang ditinggalkannya tersebut?

Jawab : Dia tidak diharuskan mengqadha apa yang dia tinggalkan dengan sengaja menurut pendapat yang paling kuat diantara dua pendapat ulama adalah karena meninggalkannya dengan sengaja membuatnya keluar dari wilayah Islam dan menjadikannya kelompok orang-orang kafir dan orang kafir tidak diwajibkan meng-qadha shalat yang dia tinggalkan saat dia kufur, berdasarkan hadis Rasulullah Saw :

“Antara seseorang dengan kekufuran dan kesyirikan adalah meninggalkan shalat.” (H.R. Imam Muslim dalam Shahihnya dari Jabir bin Abdullah Ra) Dan juga berdasarkan hadits Rasulullah Saw : “Janji antara kita dengan mereka adalah shalat, maka siapa yang meninggalkannya dia telah kafir.” (H.R. Imam Ahmad dan Ahlussunan dengan sanad yang shahih dari Buraidah bin Al-Hushaib).

Begitu juga Rasulullah Saw tidak memerintahkan orang-orang kafir yang masuk Islam untuk mengqadha shalatnya yang mereka tinggalkan, begitu juga halnya dengan para sahabat Radiallahu’anhum, mereka tidak memerintahkan orang-orang murtad yang kembali masuk Islam untuk mengqadha shalatnya, akan tetapi jika seseorang mengqadha shalat yang dia tinggalkan dengan sengaja tetapi dia tidak mengingkari wajibnya shalat, maka tidaklah mengapa sebagai langkah kehati-hatian (ihtiyath) dan untuk keluar dari khilaf dengan mereka yang berkata : ”Tidak kufur karena meninggalkan shalat dengan sengaja jika tidak mengingkari kewajibannya.” Wallahu waliyyuttaufiq.

Baca juga...  Hukum Shalat Di Masjid Yang Ada Kuburan Di Dalamnya

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya