oleh

Tentang Riba

-Muamalah-2 views

Pengertian Riba

Riba adalah tambahan terhadap sesuatu yang di haramkan oleh syari’at. Riba merupakan salah satu dosa besar yang pelakunya di ancam dengan laknat. (H.R. Muslim Juz 3 : 1598).

Riba memiliki tujuh puluh tiga pintu dan pintu yang paling ringan adalah seperti seorang menzinai ibunya. (H.R. Al-Hakim Juz 2 : 2259).

Riba juga merupakan salah satu dari tujuh dosa yang membinasakan. (H.R. Muttafaq‘alaih, Bukhari Juz 3 : 2615 dan Muslim Juz 1 : 89).

Dan orang yang memakan riba, maka kelak pada Hari Kiamat akan di bangkitkan seperti orang yang kesurupan. (Q.S. Al-Baqarah : 275).

Sehingga dengan demikian orang yang beriman di perintahkan oleh Allah untuk menjauhi riba. Allah berfirman : “Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum di ambil) jika kalian adalah orang-orang yang beriman. Jika kalian tidak meninggalkan (sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangi kalian. Dan jika kalian bertaubat (dari mengambil riba), maka bagi kalian pokok harta kalian, kalian tidak menganiaya (diri sendiri) dan tidak pula dianiaya.” (Q.S. Al-Baqarah : 278 – 279).

Baca juga...  Transfusi dan Transplantasi Pada Hukum Islam

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya