oleh

Ummat Islam, Bangkitlah!!!

Membangkitkan Ummat Islam

Jadi, ummat Islam ini tidak akan bangkit dan terus-menerus menderita penyakit sehingga tidak bisa berperan kembali di dunia untuk mengendalikan kehidupan ummat manusia karena hilangnya pemikiran ideologis dalam diri mereka, mereka telah kehilangan “darah” itu dan “darah” itulah yang saat ini sebenarnya mereka perlukan, sehingga mereka mampu bangkit kembali untuk memimpin dunia.

Sebab, kekalahan ummat ini dengan ummat lain bukan karena kekalahan di bidang teknologi, kita masih menyaksikan, bagaimana Irak yang merupakan sebuah negara merdeka dengan menguasai teknologi tinggi, yaitu nuklir dan senjata kimia lainnya, pada akhirnya bisa di hancurkan oleh negara-negara adidaya, Amerika dan sekutunya. Mengapa? Sebab, mereka mau tunduk pada hukum internasional, yang jelas merupakan hukum kufur, hukum yang sengaja di buat oleh orang kafir untuk menjajah dunia Islam, di samping itu, Irak juga sendirian ketika Amerika, Inggris, Perancis dan negara-negara kafir lain bersatu untuk menghancurkannya.

Jepang juga merupakan salah satu contoh negara yang menguasai teknologi tinggi. Nyatanya? Jepang tidak mampu mengendalikan kekuatannya, sebaliknya, Jepang hingga kini masih di kendalikan oleh Amerika, ini saja sudah cukup untuk membuktikan, bahwa kebangkitan bukan di tentukan oleh penguasaan teknologi atau tidak? Tetapi, kebangkitan suatu bangsa karena penguasaan bangsa atau ummat tersebut terhadap ideologi tertentu yang mereka yakini, tidak bangkitnya ummat ini juga bukan karena masalah ekonomi, sebab kenyataan membuktitkan, bagaimana dahulu sebelum Perang Teluk II, Arab Saudi yang merupakan negara-negara kaya raya dengan minyaknya, tetapi sekarang? Sekarang Arab Saudi harus membayar hutang kepada Amerika, demikian juga Jepang, setiap tahun harus mensuplay dana gratis kepada Amerika dan Amerika akan menjaga kepentingan ekonomi Jepang, benarkah kebangkitan tersebut karena faktor ekonomi? Jawabnya, tentu tidak.
Adapun sebagian negara yang membuat semboyan, bahwa akhlak mulia negara maju, benarkah akhlak mulia negara akan menjadi maju? Madinah, penduduknya adalah penduduk yang paling mulia akhlaknya di seluruh dunia, tetapi kenyataannya? Mereka tidak bangkit, mereka seperti air yang menjadi es ketika menyaksikan perang saudara yang terjadi antara Arab Saudi dengan Irak, karena penipuan Amerika kepada Saddam Hussein, sebaliknya, penduduk Paris merupakan penduduk yang paling rusak akhlaknya, tetapi mereka bangkit, rakyat Eropa dan Amerika juga sama, mereka adalah rakyat yang hidupnya bebas seperti hewan, tetapi mereka bisa menguasai dunia, benarkah ini karena akhlak mereka sehingga mereka bisa bangkit?

Jadi, kebangkitan rakyat Amerika dan Eropah, kebangkitan penduduk Paris serta tidak bangkitnya rakyat Iraq dan terjajahnya Jepang adalah karena faktor ideologis, kapitalismelah yang menjadikan kebangkitan di Eropah dan Amerika dan karena faktor ideologislah bangsa Iraq tidak bangkit, sebab mereka tidak mempunyai ideologi yang mereka perjuangkan, sementara apa yang mereka anggap sebagai ideologi itu sejatinya bukanlah ideologi, sebab pemikiran tersebut tidak mampu mengendalikan hidup mereka dan tidak mereka yakini, apalagi mereka perjuangkan untuk di pertahankan antara hidup dan mati, maka hakikat kebangkitan adalah kebangkitan berfikir, dari berfikir hewani yang sekadar berfikir untuk hidup, meningkat menjadi berfikir manusiawi yang berusaha memperjuangkan kemuliaan manusia dengan ideologi tertentu, berfikir ideologis inilah yang menjadikan ummat Islam dahulu bangkit dan mampu menguasai dunia meskipun hanya dengan berkendaraan unta dan kuda, sebab teknologi hanyalah sarana, kuda, mobil, pesawat terbang, senjata pedang, senapan, meriam dan nukler, semuanya merupakan sarana.

Baca juga...  Islam Agama Politik dan Spiritual

Sarana bisa berubah sesuai dengan perubahan dunia, tetapi ideologi tidak pernah berubah, khususnya Islam, karena itu, Islam tetap merupakan ideologi, Islam tetap mampu dan layak untuk memimpin dunia, karena kesadaran itulah, ideologi tersebut di coba untuk di manipulasi oleh orang-orang kafir agar ummat ini ragu, sehingga tidak pernah bisa bangkit memimpin dunia, tetapi bukti-bukti normatif, empirik dan historik dalam buku ini telah cukup untuk mengembalikan “darah” segar ummat ini, agar kembali bangkit dan menguasai dunia.

Tanpa “darah” ini, ummat ini mustahil bisa bangkit dan merebut kembali dunia dalam genggamannya, maka tidak ragu lagi, ummat ini akan bangkit jika Islam kembali di kuasai oleh ummat ini dengan benar, sehingga tubuh ummat ini akan menjadi segar, karena “darah”nya bersih, Islam yang meliputi thought dan method, Islam yang lengkap dengan spiritualisme dan politiknya, Islam yang lengkap sebagai agama dan ideologi.

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya