oleh

Urgensi Akhlak Tasawuf Di Kehidupan Muslim

-Tasawuf-2 views

URGENSI AKHLAK TASAWUF

Tasawwuf mempunyai dua makna: makna pertama lebih di tekankan pada usaha mensucikan jiwa dan bersungguh-sungguh dalam mematuhi Allah dan meneladani Rasulullah Saw hingga jiwa menjadi bersih dan memantulkan haqiqat dan rahasia ketuhanan.

Solusi alternatif terhadap kebutuhan spiritual dan mampu menjadi instrumen pembinaan moral manusia modern.

  1. Seorang penganut tasawuf modern tidak harus lari dari kehidupan duniawi, tetapi justru harus terlibat aktif dalam masyarakat.
  2. Mempraktekan tasawuf secara aktif dalam setiap aktifitas manusia modern.
  3. Tasawuf dapat di praktekkan hanya dalam kerangka syari’ah.

Tasawuf adalah program pendidikan yang focus pada penyucian jiwa dari segala penyakit yang menghalangi manusia dari Allah, khususnya pada kehidupan modern dengan ciri-ciri antara lain adalah disintegrasi ilmu pengetahuan, jiwa yang terpecah (split personality), penyalahgunaan iptek, pendangkalan iman, pola hubungan materialistik, menghalalkan segala cara, stres dan frustasi, kehilangan harga diri dan masa depan. 

PENGERTIAN AKHLAK TASAWUF

Pengertian Akhlak : Secara bahasa akhlak berasal dari kata اخلاقا –ٌخلق –اخلقartinya perangai, kebiasaan, watak, peradaban yang baik, agama, kata akhlak sama dengan kata khuluq.

Dasarnya adalah :

  1. Q.S. Al-Qalam dan Q.S. Asy-Syu’ara : 137, menurut istilah, akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melaksanakan perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.
  2. Imam Ghazali : sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan yang mudah, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.

Pengertian Tasawuf
Secara bahasa tasawuf berarti :

  • Saf (baris), sufi (suci), sophos (Yunani: hikmah), suf (kain wol)
  • Sikap mental yang selalu memelihara kesucian diri, beribadah, hidup sederhana, rela berkorban untuk kebaikan dan bersikap bijaksana.


Menurut Istilah :

  1. Upaya mensucikan diri dengan cara menjauhkan pengaruh kehidupan dunia dan memusatkan perhatian hanya kepada Allah.
  2. Kegiatan yang berkenaan dengan pembinaan mental ruhaniah agar selalu dekat dengan Tuhan.


Hubungan Akhlak dengan Tasawuf :
Akhlak dan Tasawuf saling berkaitan.Akhlak dalam pelaksanaannya mengatur hubungan horizontal antara sesama manusia, sedangkan tasawuf mengatur jalinan komunikasi vertical antara manusia dengan Tuhannya, akhlak menjadi dasar dari pelaksanaan tasawuf, sehingga dalam prakteknya tasawuf mementingkan akhlak. 

RUANG LINGKUP AKHLAK TASAWUF

Ruang lingkup Kajian Ilmu Akhlak :

  • Perbuatan-perbuatan manusia menurut ukuran baik dan buruk.
  • Objeknya adalah norma atau penilaian terhadap perbuatan tersebut.
  • Perbuatan tersebut baik perbuatan individu maupun kolektif.


Kajian dalam Tasawuf bersumber pada :
1. Unsur Islam :

  • Al-Qur‟an mengajarkan manusia untuk: mencintai Tuhan (Q.S. Al-Maidah : 54), bertaubat dan mensucikan diri (QS.At-Tahrim : 8), manusia selalu dalam pandangan Allah di mana saja (Q.S. Al-Baqarah : 110), Tuhan memberi cahaya kepada hamba-Nya (Q.S. An-Nur : 35), sabar dalam bertaqarrub kepada Allah (Q.S. Ali Imran : 3).
  • Hadis Nabi : tentang rahasia penciptaan alam adalah agar manusia mengenal penciptanya, praktek para sahabat seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar Ibn Khattab, Usman Ibn Affan, Ali Ibn Abi Talib, Abu Zar Al-Ghiffari, Hasan Basri, dan lain-lain.


2. Unsur Non Islam :

  • Nasrani : Cara kependetaan dalam hal latihan jiwa dan ibadah.
  • Yunani : Unsur filsafat tentang masalah ketuhanan.
  • Hindu/Budha : mujahadah, perpindahan ruh dari satu badan ke badan yang lain.


TUJUAN MEMPELAJARI AKHLAK TASAWUF

  1. Untuk taqarrub kepadaAllah derajat taqwa.
  2. Mendapatkan derajat muttaqin di hadapan Allah.
  3. Untuk membersihkan jiwa dari hal-hal buruk.
  4. Mematuhi semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya.
  5. Berusaha selalu berakhlakul karimah.
  6. Bersikap qana’ah.
  7. Mengerjakan sesuatu dengan dasar ikhlas.
  8. Selalu mensyukuri nikmat yang diberikan Allah.
  9. Meneladani akhlak Rasulullah Saw.
  10. Faedah tasawwuf adalah membersihkan hati agar sampai kepada ma’rifat terhadap Allah Ta’ala.


SEJARAH AKHLAK TASAWUF
Masa Nabi : Tasawuf merupakan salah satu aspek esoteris atau kebatinan Islam, sebagai perwujudan dari ihsan yang berarti kesadaran adanya komunikasi dan dialog langsung seorang hamba dengan tuhan-Nya, pada masa Rasulullah Saw belum di kenal istilah tasawuf, yang di kenal pada waktu itu adalah nabi beruzlah atau menyendiri di gua Hira’, istilah yang muncul zuhud atau asketisme.

Baca juga...  Hakikat Asma Allah

Masa para sahabat : Dalam sejarah islam sebelum timbulnya aliran tasawuf, terlebih dahulu muncul aliran zuhud, aliran zuhud timbul pada akhir abad I dan permulaan abad II H, munculnya istilah tasawuf baru di mulai pada pertengahan abad III H oleh Abu Hasyimal-Kufi (250 H) dengan meletakkan Al-Sufi dibelakang namanya, pada masa ini muncul perbedaan pendapat antara Usman dan Ali.

Masa Muawiyah muncul pertikaian yang menimbulkan perpecahan pada kubu umat islam menjadi 3 golongan yaitu khawarij, murjiah dan syiah. Demikian pula selanjutnya muncul 4 imam mazdab : Syafi’i, Hambali, Hanafi dan Maliki pada masa Umayyah dan perkembangan ilmu pengetahuan semakin canggih pada masa Abbasiyah sehingga banyak muncul masalah terkait dengan hablu minallah dan hablu minnas, Abdul Aziz, perkembangan berikutnya sufisme tumbuh subur sejalan dengan peradaban semakin lemah.

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya