oleh

Zakat Maal

Apa itu zakat maal?

Allah mengancam orang-orang yang telah wajib zakat yang tidak bersedia untuk mengeluarkan harta zakatnya. Allah berfirman : “Dan kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang telah Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka, sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka, harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan di leher mereka kelak di Hari Kiamat dan kepunyaan Allahlah segala warisan yang ada di langit dan di bumi dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Q.S. Ali Imran : 180).

Yang Wajib Mengeluarkan Zakat Maal
 Zakat maal di wajibkan atas :

  1. Muslim atau muslimah yang merdeka.
  2. Memiliki harta yang telah mencapai nishab. (H.R. Abu Dawud). Nishab adalah ukuran minimal suatu benda yang wajib di keluarkan zakatnya.
  3. Telah melewati satu tahun (haul) hijriyyah. (H.R. At-Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Para ulama’ telah bersepakat atas adanya haul dalam zakat emas dan perak serta pada zakat peternakan.

Adapun untuk zakat tanaman jika telah mencapai nishab, maka di keluarkan pada saat panen dan zakat rikaz di keluarkan pada saat menemukan, baik itu jumlahnya sedikit atau banyak.

Harta-harta yang Wajib Untuk Di Keluarkan Zakatnya

Harta yang terkena wajib zakat ada lima, yaitu :

  1. Emas dan perak (termasuk mata uang).
  2. Pertanian dan buah-buahan.
  3. Peternakan (unta, sapi, kerbau,biri-biri, domba, kambing dan ternak lainnya) yang di gembalakan.
  4. Perdagangan.
  5. Rikaz.

Komentar

Tinggalkan Komentar dan Terimakasih Atas Kunjungan Anda...

Artikel terbaru